Senin, 03 Maret 2014

Kelahiran Si Buah Hati

03 Maret 2014 menjadi hari yang penuh ucapan syukur bagiku, suamiku dan juga keluarga. Tepat sekitar pukul 06.30 Wib di pagi hari ini, Tuhan menganugrahkan seorang bayi cantik dalam keluarga kami. Normalnya, belum seharusnya dia dilahirkan, tetapi berhubung plasenta saya menutup jalan lahir dan berat bayi pun sudah normal, maka akhirnya kami dan dokter sepakat untuk melakukan proses bersalin secara cesar di Rumah Sakit Ibu dan Anak Permata Bunda Solok-Padang, dimana saat itu Dokter Kandungan yang menangani persalinan saya adalah Dr. Helmi Spog.

Lahir dengan berat badan 2500 gram dan panjang 49 cm, membuatku was-was. Berat badan yang relatif rendah tetapi masih dalam batas normal yang paling bawah. Namun semuanya tidak mengubah sukacita kami karena anak kami lahir dengan sehat.

Bayi cantik ini kami beri nama “Rehuel Christabella”. Rehuel kita ambil dari nama di alkitab tepatnya di keluaran 2 : 11-18, yaitu seorang wanita yang menjadi istri Musa, dimana Rehuel artinya Sahabat Allah, Christ kita ambil sebagian dari nama suami saya yang artinya pengikut Kristus, Bella berasal dari bahasa latin yang artinya wanita cantik. Doa dan harapan kami, anak yang telah Tuhan anugrahkan dalam keluarga kami boleh menjadi seperti namanya, “Rehuel Christabella - Wanita cantik pengikut Kristus yang menjadi sahabat Allah”

Ini dia putri cantik kami Rehuel Christabella di hari pertama kelahirannya :



Siang hari sekitar pukul 14.00, Rehuel telah dibawa ke kamar ibunya, supaya bisa dikasih ASI. Terlihat wajah kebahagiaan yang luar biasa di hati opung-opungnya yang saat itu juga menemani kami di Rumah Sakit. Akhirnya Sepakat buat nama panggilan buat Rehuel Christabella yaitu “Abel”.

Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah. Banyak hal yang harus kita pertanggungjawabkan di masa depan. Bagaimana kelak hidupnya, bagaimana imannya, bagaimana pergaulannya, bagaimana pendidikannya, dan banyak hal lagi yang harus dipersiapkan dan dibentuk dalam hidupnya. Menjadi seperti apa kelak hidupnya adalah tanggungjawab kita orangtua. Bukankah itu menjadi tanggungjawab yang luar biasa?

Saat ini, Tuhan anugrahkan Abel boleh ada di tengah-tengah kami, berharap dan terus berdoa, saya dan suami boleh menjadikan abel menjadi wanita cantik kepunyaan Allah. Butuh doa dan ketekunan karena kami menyadari bahwa segala sesuatunya boleh kami kerjakan hanya dengan kekuatan dari Tuhan.

"Kasih dari Tuhan yang kelak akan memampukan kami boleh mengasihi Abel dan mengajarkan Abel untuk mengasihi sama seperti Tuhan mengasihi kami"

"Hikmat dari Tuhan yang kelak akan memampukan kami boleh menuntun Abel sama seperti Tuhan menuntun kami"

"Ketekunan dari Tuhan yang kelak akan memampukan kami boleh tekun mengajari Abel sama seperti Tuhan mengajari kami"

"Persahabatan dan pergaulan dengan Tuhan yang kelak akan memampukan kami boleh menjadi sahabat buat Abel dan menjadikannya sahabat Allah dan mengajarkan persahabatan dan pergaulan yang benar sama seperti yang Tuhan ajarkan kepada kami"

"Pengetahuan yang dari Tuhan yang kelak akan memampukan kami memberi pengetahuan buat Abel sama seperti Tuhan telah memberi kami pengetahuan
Segala sesuatunya adalah kekuatan dari Tuhan"


_To God Be The Glory_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar