Sabtu, 11 April 2015

Perkembangan Abel Usia Satu Tahun



Faktor yang paling sering membuat ibu-ibu muda, khususnya yang masih baru punya anak 1 gusar dan khawatir berlebihan itu adalah ketika di lingkungannya, anaknya dibandingkan oleh tetangga dengan anak lain yang seusianya atau kita sendiri, ibu dari anak kita yang langsung membandingkan perkembangan anak kita dengan anak lain yang seusianya.

Sebenarnya, usia anak 1 tahun itu, sudah bisa ngapain saja sih yah? Dari berbagai artikel yang saya baca, ini neh jawabannya :

Perkembangan kognitif. Si Kecil mulai memiliki kemampuan berpikir, belajar, dan mengingat perilaku orang atau kejadian di lingkungannya. Si Kecil juga mulai memahami simbol, mulai meniru, membayangkan, dan bermain pura-pura.

Perkembangan emosi. Bentuk perlekatan emosi yang kuat pada balita ditandai dengan menangis saat dipisahkan dari orang terdekat. Namun seiring waktu, balita biasanya ingin melakukan aktivitas seorang diri. Ini merupakan tahap awal ia belajar tentang konflik, kebingungan, dan kadang-kadang merusak.

Perkembangan bahasa. Menginjak usia 15 hingga 18 bulan, balita biasanya mulai memahami kosa kata yang semakin banyak, hingga 10 kali lebih banyak dari yang bisa ia katakan. Di ulang tahun kedua, di Kecil sudah bisa mengatakan setidaknya 50 sampai 100 kosa kata.

Perkembangan sensorik dan motorik. Keterampilan motorik terjadi saat otot dan saraf si Kecil bekerja bersama-sama. Balita harusnya sudah mencapai tahap kontrol dan koordinasi sehingga bisa berjalan dengan mantap. Setelah berjalan, ketrampilan berikutnya adalah memanjat, lari, dan melompat.



Menurut artikel yang saya baca di Bidanku.com, Pada usia 1 tahun itu, hal-hal yang seharusnya sudah bisa dilakukan bayi adalah :

1.    Anak telah bisa mengenal benda yang dia lihat ditempat lain. Misalnya dia punya benda itu dirumah, maka dia akan mudah mengenal benda serupa ketika bayi anda berjalan-jalan dengan anda dipusat perbelanjaan.

2.    Usia 1 tahun bisa dikatakan sebagai akhir tahapan sensor motorik pada anak. Anak akan  sangat lincah dalam menerima informasi dari ibunya dan dia akan segera menirukannya.

3.    Anak sudah bisa mulai memutuskan suatu hal. Bayi sudah bisa memilih pakaian yang hendak dia kenakan

4.    Mengucapkan beberapa kata bersamaan. Umur 1 tahun bisa mengucapkan 3 kata selain “dada” dan “mama”

5.    Anak sudah bisa berjalan tanpa dibantu oleh pegangan apapun

6.    Anak telah memiliki gigi minimal 2 gigi atas dan 2 gigi bawah



Pertanyaannya adalah, apakah anak kita khususnya abel saya sudah bisa melakukan semua hal yang disebutkan diatas? Dengan rendah hati saya katakan, belum.

So, bagaimana dong? Apakah saya harus khawatir? Membanding-bandingkannya dengan anak seusianya? Memaksanya untuk boleh melakukan semua hal yang disebutkan itu?



Saya mau katakan satu hal untuk ibu-ibu yang mungkin sering khawatir dengan perkembangan anak, “Jangan Khawatir, karena kekhawatiran kita tidak akan mengubah kondisi secara instan”. Perlu kita ketahui bahwa fase perkembangan setiap anak berbeda-beda. Banyak artikel yang dituliskan bisa menjadi ilmu pengetahuan buat kita.



Di usianya satu tahun ini, Abel belum bisa jalan, Abel giginya masih 2 di bawah, Abel belum bisa memutuskan mau pakai pakaian mana,Abel baru bisa mengeja kata “mama” dan “nenen”. Jauh dari apa yang dituliskan diartikel-artikel.



Tapi, satu hal yang saya lakukan, saya belajar mengenal anak saya, Abel. Ada banyak hal yang menjadi alasan saya untuk bersyukur dibanding khawatir dengan perkembangannya.

  1. Ketika Abel melihat HP, biasanya dia langsung ambil, dan dia merangkak menghantarkannya ke saya bundanya, atau ke ayahnya.
  2. Setiap kita mau makan malam bersama, sesaat saja makanan baru dihidangkan (kebetulan kita makannya lesehan, tidak pakai kursi meja), Abel langsung ambil sikap duduk bersila dan melipat tangan. (Mempraktekkan apa yang dilihatnya dari ayah dan bundanya setiap berdoa sebelum makan).
  3. Setiap kita pulang kantor, seketika Abel akan langsung berikan tangannya untuk salaman dan angkat tangannya untuk tos
  4. Setiap melihat charger HP, Abel akan ambil chargernya dan berusaha mencolokkannya ke stopkontak.
  5. Setiap Abel melihat remote AC, Abel akan segera ambil remot, mengangkat tangannya setinggi kepala dan menekan tombolnya.

Dan ada banyak hal lagi yang tidak cukup saya ceritakan di blog ini. Apa yang saya mau maksudkan adalah, itu artinya anak kita secara motorik dan sensorik berkembang.

Tapi mungkin, kita sebagai ibu juga harus cerdas, untuk hal-hal yang menurut kita anak kita ketinggalan, kita harus peka untuk rajin mengajarkannya tetapi tidak memaksa. Misalnya, usia 1 tahun anak kita belum jalan, kita tidak perlu memaksanya latihan keras untuk bisa cepat berjalan. Latihlah anak kita dengan kasih sayang sampai waktunya dia sendiri dia bisa berjalan.

Beberapa trik yang saya pelajari juga :

  1. Bayi akan melihat apa yang dilakukan oleh ibunya. Jika ibu hanya melatih tanpa melakukan, maka bayi tidak akan merasa perlu melakukan yang seperti ibunya lakukan.
  2. Dalam berkomunikasi dan untuk melatih bayi bicara, ibu bisa menggunakan kata-kata yang mudah diingat oleh bayi. Selain lebih singkat dan mudah diingat, anak belum bisa mengucapkan kata yang rumit sehingga dengan mengatakan kata-kata mudah, bayi lebih percaya diri untuk berkomunikasi dengan orang tua atau teman-teman seumurnya.
  3. Perkembangan bayi 12 bulan, bayi juga sudah bisa mulai memutuskan suatu hal. Bayi sudah bisa memilih pakaian yang hendak dia kenakan. Ibu harus mengerti dan melatih bayi agar mau dan bisa memutuskan yang inginkan dengaan catatan jangan dipaksa. Misalnya, setiap selesai mandi kita pancing dengan pertanyaan “mau pakai yang mana sayang? Baju yang ini? Ini? Okay, ini saja yah”. Walaupun dia belum memilih, kita sendiri yang memilih tetapi kita perlu menunjukkan kepada anak kita, sampai pada waktunya dia bisa memutuskan.

Saya meyakini setiap usaha yang kita lakukan pasti berguna buat pertumbuhan buah hati kita

_Love is You_
God Bless Us